Infeksi Listeria (Listeriosis) disebabkan oleh bekteri Listeria monocytogenes. Infeksi ini jarang terjadi, akan tetapi ketika itu terjadi, yang paling rentan terinfeksi adalah wanita hamil dengan usia kehamilan 3 semester terakhir, bayi yang baru lahir (Neonatal), anak dan orang dewasa yang memiliki gangguan sistem imun yang disebabkan kanker atau HIV. Pasien dengan berbagai macam transplantasi lebih beresiko terhadap listeriosis.
Listeria monocytogenes dapat menular melalui tanah dan air. Seseorang dapat juga terinfeksi L. monocytogenes dengan memakan makanan, seperti daging mentah, keju, susu, ayam yang belum matang, kerang, dan salad yang dicampur dengan kubis yang terkontaminasi bakteri ini. Banyak kasus infeksi yang tidak dapat ditelusuri sumbernya.
Infeksi Listeria monocytogenes dapat menimbulkan gejala-gejala seperti, demam, mual, diare, lemas, sulit bernapas, dan nafsu makan yang menurun. Wanita hamil yang terkena listeriosis gejalanya mungkin hanya flu sedang, bagaimana pun dapat beresiko pada bayi dalam kandungan yang dapat lahir prematur, keguguran, dan kematian waktu lahir.
Orang yang memiliki sistem imun yang lemah beresiko terhadap perkembangan penyakit yang lebih serius dari listerosis, termasuk pneumonis, meningitis, dan sepsis, Kasus listeriosis relatif jarang terjadi. Pada tahun 2004, hanya 120 kasus yang dilaporkan di Amerika. Dan pada tahun 2011, jumlah korban tewas akibat mengkonsumsi blewah yang terkontaminasi L. monocytogenes mencapai 13 orang dari 78 orang yang dilaporkan terinfeksi bakteri ini. Dari semua kasus, semakin awal listeriosis dideteksi dan diobati, semakin baik.

Kejadian listeriosis yang sebenarnya pada manusia tidak diketahui, karena pada kesehatan rata-rata dewasa, infeksi umumnya tidak bergejala, atau yang paling sering menyerang yaitu flu sedang. Range utama secara klinik dari serangan flu tingkat sedang mengacu pada gejala meningitis atau meningoencephatilic. Gangguan ini sering terjadi pada wanita hamil, neonatal, orang tua dan individu dengan gangguan sistem imun, akan tetapi rupanya kesehatan tiap individu dapat juga mempengaruhi. Yang serius dari penyakit ini, meningitis umumnya disertai dengan septicemia yang paling umum ditemui pada manifestasi penyakit ini. Pada wanita hamil, gejala yang paling umum adalah flu tingkat menengah tanpa meningitis, infeksi pada fetus sangat umum dan dapat meningkat pada keguguran, dan bayi meninggal pada waktu lahir.