Wednesday, June 15, 2011 | By: PharmacyIndonesia

Istilah-Istilah dalam Dunia Farmasi

Farmakologi
Adalah ilmu yang mempelajari pengetahuan mengenai obat dengan seluruh aspeknya, baik sifat kimiawi maupun fisikanya, kegiatan fisiologi, resorpsi, dan nasibnya dalam organisme hidup. Untuk mengamati semua interaksi antara obat dan tubuh manusia, serta penggunaannya pada pengobatan penyakit disebut farmakologi klinis.

Farmakognosi
Adalah ilmu yang mempelajari pengetahuan dan pengenalan obat yang berasal dari tanaman dan zat-zat aktifnya, begitu pula yang berasal dari dunia mineral dan hewan. Pada perkembangannya penggunaan bahan obat yang berasal dari alam beberapa tahun terakhir ini mulai berkembang dengan pesat. Adanya pergeseran pengobatan dari obat sintetis menjadi pengobatan yang menggunakan bahan-bahan alami yang berasal dari alam, perkembangan ilmu Farmakognosi menjadi semakin maju. Banyak bahan-bahan obat yang telah melalui uji klinis berkhasiat sebagai obat, misalnya : Gingko biloba, Echinaceae, Allium sativum, Zingiber officinale, Phyllanthus niruri, dan lain-lain.

Biofarmasi
Ilmu yang mempelajari pengaruh formulasi obat terhadap efek terapeutiknya. Dengan kata lain, dalam bentuk sediaan mana, obat harus dibuat agar menghasilkan efek yang optimal.


Farmakokinetik
Ilmu yang mempelajari perjalanan obat, mulai dari saat pemberiannya, bagaimana absorpsinya di dalam usus, transpornya dalam darah, dan distribusinya ke tempat kerjanya dan jaringan lain. Begitu pula bagaimana perombakan obat dan ekskresinya oleh tubuh. Singkatnya Farmakokinetik mempelajari ADME (Absorpsi-Distribusi-Metabolisme-Ekskresi). Jadi Farmakokinetik itu mempelajari segala sesuatu tindakan yang dilakukan tubuh terhadap obat.

Farmakodinamik
Ilmu yang mempelajari kegiatan obat terhadap tubuh, terutama cara kerja dan mekanisme kerjanya, reaksi fisiologis, serta efek terapeutis yang ditimbulkannya. Singkatnya Farmakodinamik itu kebalikan dari Farmakokinetik, mencakup semua efek yang dilakukan oleh obat terhadap tubuh.

Toksikologi
Adalah pengetahuan tentang efek racun dari obat terhadap tubuh. Efek terapeutis obat berhubungan dengan efek toksikologisnya. Pada hakikatnya setiap obat dalam dosis yang cukup tinggi dapat bekerja sebaliknya, akan menghasilkan efek racun dan merusak organisme. Itu sebabnya dalam penggunaan obat kita mengenal Dosis obat.

Farmakoterapi
Ilmu yang mempelajari penggunaan obat untuk mengobati penyakit atau gejalanya. Penggunaan ini berdasarkan pengetahuan tentang hubungan antara khasiat obat dan sifat fisiologi atau mikrobiologinya disatu pihak dan penyakit di pikah lain.

Obat-obat yang digunakan dalam terapi dibagi kedalam tiga golongan besar, diantaranya:
·         Obat Farmakodinamis
Bekerja terhadap tuan rumah (host cell) dengan jalan mempercepat atau memperlambat proses fisiologi atau fungsi biokimia dalam tubuh, misalnya : hormon, diuretika, hipnotik, dan obat otonom.
·         Obat Kemoterapeutis
Dapat membunuh parasit dan kuman di dalam tubuh. Hendaknya obat ini memiliki kegiatan Farmakodinamika yang sekecil-kecilnya terhadap tubuh dan berkhasiat membunuh sebesar-besarnya terhadap parasit dan kuman di dalam tubuh.
·         Obat Diagnostik
Merupakan obat pembantu untuk melakukan diagnosis (pengenalan penyakit), misalnya : saluran lambung (Barium sulfat) dan saluran empedu (Natrium iopanoat).   

1 comments:

Post a Comment